Apr 10

Press Release: Penetapan Hasil Pembinaan Nasional Tahap I Tahun 2016/2017

Press Release:

Berita Acara Penetapan Hasil Pembinaan Nasional

Tahap II Tahun 2016/2017

Pada hari Sabtu, tanggal 1 April 2017, pkl. 14.00 WlB, Tim Pembina Olimpiade Astronomi (TPOA) menetapkan 10 orang siswa peserta Pembinaan Nasional Tahap ll yang lolos dan berhak mengikuti Pembinaan Nasional Tahap lll IOAA 2017 yang akan datang.

Ke-10 siswa peserta Pembinaan Nasional Tahap II yang dinyatakan lolos ke Pembinaan Nasional Tahap
III adalah sebagai berikut:

No. Nama (Jenis Kelamin) Asal Sekolah (Kelas) Asal Provinsi
1 Ahmad Sirojul Millah (L) MAN lnsan Cendekia Serpong (XII) Banten
2 Feby Eliana Tengry (P) SMA Darma Yudha (Xll) Riau
3 Jofiandy Leonata P. (L) SMA Sutomo 1 Medan (Xll) Sumatera Utara
4 Jorghy Sultan Bakhtari (L) SMA Kharisma Bangsa (Xll) Banten
5 Mochammad Azmy Adzkiansyah (L) SMAN 3 Malang (Xll) Jawa Timur
6 Muhammad Dino Wibisono (L) SMAN 5 Bekasi (Xll) Jawa Barat
7 Muhammad lkhsan Kusrachmansyah (L) SMA Kesatuan Bangsa (Xl) DI Yogyakarta
8 Najibul Kaffin (L) MAN lnsan Cendekia Gorontalo (Xll) Gorontalo
9 Peter Sidajaya (L) SMAK St. Louis 1 Surabaya (Xll) Jawa Timur
10 Yunianti Khotimah (P) SMA Semesta BBS Semarang (Xll) Jawa Tengah

Demikian hasil pembinaan Nasional Tahap ll Olimpiade Astronomi Internasional IOAA 2017.

Bandung, 1 April 2017

Ketua Tim Pembina Olimpiade Astronomi

Dr. Yayan Sugianto

nb:

Feb 27

Pembinaan Nasional Tahap II untuk IOAA 2017

Pembinaan Nasioal Tahap II dilaksanakan pada tanggal 19 Februari s.d. 15 Maret 2017 di BPP Kartini, Jl. Kartini 10, Bandung, di Observatorium Bosscha, FMIPA, ITB, Lembang dan di LAPAN Tanjungsari, Sumedang.

Peserta Pembinaan Nasional Tahap II diikuti oleh 17 siswa. Data peserta diberikan pada Tabel 1 berikut.

Table 1 : Daftar Peserta Pembinaan Nasional Tahap I

No. Nama Peserta Asal Sekolah
1 Muhammad Dino Wibisono SMAN 5 Bekasi, Jabar
2 Ahmad Sirojul Millah MAN Insan Cendekia Serpong, Banten
3 David Setiawan SMAK Immanuel Pontianak, Kalbar
4 Muhammad Fariz Ramdani SMAN 8 Jakarta
5 Najibul Kaffin MAN Insan Cendekia Gorontalo
6 Wahyu Satria Anggoro SMAN 1 Banjarnegara, Jateng
7 Feby Eliana Tengry SMA Darma Yudha, Riau
8 Peter Sidajaya SMAK St. Louis 1 Surabaya, Jatim
9 Rizki Aldila Umas MAN 3 Malang, Jatim
10 Mochammad Azmy Adzkiansyah SMAN 3 Malang, Jatim
11 Muhammad Ikhsan Kusrachmansyah SMA Kesatuan Bangsa, DIY
12 Jorghy Sultan Bakhtari SMA Kharisma Bangsa, Banten
13 Hisyam Sholachuddin SMAN 2 Kediri, Jatim
14 Helmy Yoga Prakoso MAN 3 Malang, Jatim
15 Tristan Ardhika SMAN 2 Depok, Jabar
16 Yunianti Khotimah SMA Semesta BBS Semarang, Jateng
17 Jofiandy Leonata P. SMA Sutomo 1 Medan, Sumut

Foto Kegiatan Pembinaan Nasional Tahap II dapat dilihat di sini.

Dec 19

Press Release: Hasil Timnas Indonesia di IOAA 2016

International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) 2016 yang berlangsung di kota Bhubaneswar, provinsi Odissa, India telah berakhir. Sekitar 234 siswa, dan 125 team leader dan observer, yang berasal dari 42 negara telah berpartisipasi pada IOAA kali ini. Satu hal yang patut disayangkan, satu tim dari Pakistan gagal untuk hadir kali ini.

Selama sepuluh hari, siswa telah melalui tiga ronde utama yang diperlombakan dalam ajang ini. Ronde pengamatan yang terdiri atas tiga bagian dilaksanakan tanggal 12 Desember di tiga tempat berbeda. Pertama, ronde simulasi langit di Planetarium Bhubaneswar. Kedua, ronde pemahaman peta langit di kampus National Institute of Science Education and Research (NISER). NISER adalah sebuah universitas pendidikan sains yang baru dibangun di provinsi Odisa. Para siswa selama IOAA juga menginap di asrama mahasiswa NISER. Bagian yang terakhir adalah ronde pengamatan langit malam menggunakan teleskop di Oneness International Highschool. Pada tanggal yang sama, siswa juga memulai ajang kompetisi tim dengan menjawab berbagai pertanyaan terkait transfer orbit wahana antariksa Voyager yang dikirimkan ke planet Jupiter. Mereka diberi waktu tiga hari untuk menjawabnya.

Ronde kedua adalah ronde teori yang berlangsung pada hari Rabu, 14 Desember dan esoknya ronde analisa data pada hari Kamis 15 Desember. Pada ronde teori, siswa bergelut dengan 5 soal pendek, 5 soal medium dan 2 soal panjang selama 5 jam non-stop. Sedangkan pada ronde analisa data terdapat 3 soal yang harus diselesaikan dalam 4 jam. Kecerdasan dan ketahanan siswa benar-benar diuji dalam ronde-ronde tersebut. Kedua ronde dilakukan di NISER Campus, di Jatni, Bhubaneswar.

Performa siswa dalam ketiga ronde tersebut menentukan prestasi yang diperoleh setiap siswa. Apakah siswa berhak meraih medali emas, perak, perunggu, atau penghargaan lain, ditentukan oleh nilai total yang ia capai. Pada akhirnya, terpilih 14 peraih medali emas, 28 peraih medali perak, 50 peraih medali perunggu dan 48 honorable mentioned. Berikut ini adalah capaian tim Indonesia:

 

No Nama Asal Sekolah Prestasi
1 M. Rafif Rabbani SMA 81 DKI Jakarta Medali Perak
2 M. Ali Syaifudin SMA Semesta Semarang, Jateng Medali Perunggu
3 M. Reyhan Respati SMAN 47 DKI Jakarta Medali Perunggu
4 Jofiandy L. Pratama SMA 1 Sutomo Medan, Sumut Medali Perunggu
5 Yunianti Khotimah SMA Semesta Semarang, Jateng Medali Perunggu

Perolehan medali emas didominasi oleh India dan Iran dengan masing-masing memperoleh dua buah medali emas, sedangkan sisa 10 medali emas diperoleh oleh berberapa negara diantaranya adalah Tiongkok, USA, UK dan beberapa negara lain. Sayang sekali dari 6 negara ASEAN (Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina dan Vietnam) yang ikut IOAA kali ini tidak ada satupun yang memperoleh medali emas.

IOAA 2016 telah berakhir dengan suka cita. Bukan saja menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini menjadi wadah untuk mempertukarkan budaya dan menjalin persahabatan. Sampai jumpa di IOAA kesebelas yang akan diselenggarakan di Phuket, Thailand pada pertengahan bulan November tahun 2017.

Bhubaneswar, 18 Desember 2016
M. Ikbal Arifyanto (Team Leader)
Rhorom Priyatikanto (Team Leader)
Uce Veriyanti (Observer)

Older posts «

» Newer posts